Luwu utara lensa timur. Id.–Di tengah maraknya gelombang aksi pemuda dan Mahasiswa Tana Luwu yang tengah terjadi di berbagai daerah baik di Ibu kota provinsi Sulawesi Selatan maupun di kabupaten dan kota yang ada di tanah Luwu Raya dengan seragam menyuarakan adanya daerah Otonomi baru Provinsi Luwu Raya.
Karemuddin. Ketua presedium GPPLR Luwu utara yang juga menjabat wakil ketua I DPRD Luwu utara.
Bertemu gus toib (pimpinan cabang NU Luwu utara. )
Dan menyatakan dukungan serta Doa untuk dapat tercapainya pemekaran Provinsi Luwu raya. Pada selasa14/1) 2026.
Tidak hanya tokoh agama berbagai tokoh adat tokoh masyarakat serta berbagai tokoh komunitas baik yang ada di tanah Luwu bahkan dukungan itu terus mengalir dari luar daerah yang ada di Indonesia. Sepakat menyatukan tekat untuk Provinsi Luwu Raya.
Insya allah kami akan lakukan aksi serentak di Luwu utara. Dengan pendekatan Budaya karna di Tanah Luwu ini terdiri dari berbagai suku dan agama. Jadi pergerakan kami ini akan di mulai pada 23 Januari 2026. Hingga permintaan kami terkabulkan ungkap Karemuddin. Saat di konfirmasi via WA pada selasa 14 /1/2026.
Adapun pergerakan adek adek mahasiswa dan pelajar itu baru pra kondisi yang di lakukan. Kami hanya menagih janji negara pada pendahulu kami. Saat Datu Luwu menyatakan sikap bergabung ke negara ini. Setelah raja Jawa yaitu Yogyakarta Di saat itulah Presiden pertama RI menjanjikan untuk menjadikan Tanah Luwu ini sebagai daerah istimewa.
Tapi kami tidak minta istimewa kami hanya minta untuk berdi sendiri menjadi
provinsi Luwu Raya. Itu hal yang wajar. Dan negara tidak boleh menunda keadilan yang kami tuntut.(*)



























Komentar