Luwu utara Lensa timur. Id.Merasa tidak ada tanggapan dari pemerintah pusat gerakan perjuangan provinsi Luwu Raya kembali lakukan aksi yang kedua kalinya saat ini aksi di lakukan di desa bungadidi kecamatan Tanalili kabupaten Luwu Utara pada senin5/1/2026.
Aksi yang di kuti sekitar seratus mahasiswa dan tiga puluh ibu ibu serta berbagai masyarakat sekitar. Gabungan aksi menyebabkan kemacetan panjang hingga lima kilo meter di kedua sisi baik dari Luwu utara jaga dari Kabupaten Luwu timur.
Dalam orasinya maha siswa mengancam akan tetap menyuarakan aspirasi masyarakat Luwu Raya. Untuk dapat menjadi Provinsi Luwu Raya.
Dan itu akan tetap mereka lakukan hingga aspirasi mereka mendapat respon dari pemerintah pusat.
Saat aksi berjalan Bupati Luwu utara.
Andi Abdullah Rahim sempat singgah dan sempat memberikan aspirasi serta dukungannya terhadap perjuangan mahasiswa dan masyarakat. Serta berpesan agar supaya perjuangan ini dapat mengedepankan etika dan martabat. Kata bupati saat menyampaikan sedikit orasinya di podium aksi. Pada senin. 5/1/2026.di batas kabupaten Luwu utara -Luwu timur
Kami tidak akan pernah menyerah aksi ini akan terus kami lakukan hingga suara kami dan perjuangan kami di dengar dan direstui bapak Prabowo. Karna ini adalah hutang negara pada satu Luwu ke 36 saat menyatakan bergabung pada negara ini. Dan presiden Soekarno berjanji akan menjadikan Tanah Luwu menjadi daerah istimewa seperti DI Yogyakarta. Ungkap.Tandi Bali. ( jendlap). (Sal)





























Komentar